footmercato.netBen Yedder
PARIS, — Masih ingat kasus lima pemain timnas sepak bola Perancis yang keluar ke kelab malam saat menjalani pemusatan latihan timnas? Wissam Ben Yedder, salah satu dari mereka, merasa malu dan ingin menebus dengan cara apa pun sebagai upaya banding atas hukuman skors dari timnas Perancis di semua level hingga Januari 2014.
"Saya malu," kata Ben Yedder, seperti dikutip harian olahraga Perancis, L'Equipe, Selasa (27/11/2012). "Saya merasa, saya telah mengkhianati sepak bola Perancis, para pelatih saya, mereka yang telah mendidik saya sejak saya kecil—orang tua saya, istri saya, rekan-rekan saya."
Pemain berusia 22 tahun itu akan mengajukan banding atas hukuman skors yang diterimanya. Ia menjadi pemain kedua dari lima pemain terhukum yang menempuh langkah banding setelah gelandang Yann Mvila.
"Saya sepenuhnya sadar, saya bersalah, dan saya siap menghadapinya. Namun, saya menginginkan kesempatan untuk dipanggil kembali masuk timnas Perancis, mungkin lebih cepat (daripada berakhirnya hukuman).
"Saya siap melakukan apa saja yang diminta Komisi Banding agar sanksi ini bisa dikurangi," ujar Ben Yedder, top score kedua Liga Perancis, yang sebenarnya juga bisa memilih tampil di timnas Tunisia.
Lima pemain Perancis dihukum Federasi Sepak Bola Perancis setelah keluar ke kelab malam di Paris saat tengah bergabung dengan timnas Perancis yang menjalani dua laga kualifikasi Piala Eropa U-21 melawan Norwegia. Pada laga itu, Perancis kalah agregat 4-5.
Mvila, yang sudah 22 kali tampil di timnas, diskors dari semua level timnas Perancis hingga 30 Juni 2014 dan telah mengajukan banding. Empat pemain lainnya, yakni Ben Yedder, Antoine Griezmann, Chris Mavinga, dan Mbaye Niang, diskors hingga 31 Desember 2013.
No comments:
Post a Comment